Kacamata Peradaban

2016/04/15

Kekuatan Tulisan

Ternyata Tulisan Punya Kekuatan








Tulis dan menulis. Apa itu menulis dan tulisan? Tulisan merupakan buah pemikiran seseorang yang dituangkan dalam kertas dalam bentuk kata-kata. Sedangkan menulis adalah kegiatan mendokumentasikan tulisan itu sendiri dan yang menulisnya adalah penulis. Disini aku tidak akan mengemukakan mengenai penulisan dan tulisan namun aku hanya ingin berbagi betapa dahsyatnya sebuah tulisan sehingga bisa mempengaruhi masyarakat.
Jean Jacques Rousseau, seorang pemikir asal Prancis yang menulis sebuah tulisan mengenai kehidupan sosial di Prancis dengan judul Du Contract Sosial. Tulisan Rousseau tersebut sukses memotori Revolusi Prancis yang terjadi pada tahun 1789-1799. Bukan hanya tulisan Rousseau saja, Adolf Hitler, seorang diktator asal Jerman dan juga ketua Partai NAZI di Jerman juga menulis sebuah tulisan dengan judul Mein Kampf di penjara tempat ia ditahan pada tahun 1920. Tulisan tersebut menjelma menjadi “kitab suci” orang-orang NAZI. Senada dengan kedua tokoh tersebut, Karl Max, seorang filosof asal Jerman juga melahirkan tulisan di Perpustakaan British Empire, Inggris yang berjudul Des Kapital. Tulisannya itu sekarang menjelma menjadi “kitab suci” orang-orang Komunis.
Jika kita juga melihat lebih kebelakang pada masa sebelum tokoh-tokoh tersebut, tepatnya pada masa Rosululloh SAW. telah diturunkan Al-Qur’an. Al-Qur’an sebagai wahyu yang diterima langsung oleh Rosul dari Alloh SWT menjadi petunjuk bagi seluruh umat di dunia. Memang, pada masa Rosul Al-Qur’an belum dibukukan, namun bagaimana jika pada masa Rosul Al-Qur’an sudah dibukukan? Saya rasa, jika saat itu Al-Qur’an sudah dibukukan, tetap tidak bisa dipungkiri Al-Qur’an akan menjadi motor perubahan sosial di dunia.

Terbukti, bahwa tulisan mempunyai kekuatan dahsyat yang berdampak pada masyarakat luas. Maka dari itu, marilah kita biasakan menulis agar kita mejadi pribadi-pribadi yang produktif dan kreatif. Supaya lancar menulis, buatlah catatan harian, sebagaimana dikemukakan oleh wartawan Tempo, Iqbal Tawakal Lazuardi Siregar. Maka dari itu, menulislah, maka kau tak akan hilang, kalau kata sticker dari LPM Suaka.

penulis : Luqman Hakim

Share this:

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Back To Top
Distributed By Blogger Templates | Designed By OddThemes